Jumat, 09 Januari 2015

23:06 "Don't love someone because of what/who/how they are. From now on, start loving someone, because you want to." Do you want to know my secret? Rahasiaku paling besar adalah nama seorang yang kucintai. Tapi, betapapun aku berusaha melakukannya, ada saja serpihan serpihan pengingat diantara memori yang menolak dilupakan. Aku pandai menyimpan rahasia, tetapi mulai kepayahan menghindar ketika rahasia itu datang menghantui. Kini, hanya rahasia itu saja dalam benakku. Menyiksaku, kemudian mendesakku untuk berhadapan langsung dengan ketakutanku sendiri : mengungkap cinta rahasiaku. Kamu.
22:44 Kamu adalah jawaban bagi setiap pertanyaan. Alasan disemua hal terbaik. Harapan bagi mimpi. Kekuatan saat aku sendiri meragukan kemampuanku. Jadi salahkah jika aku tak ingin siapapun memilikimu? Atau haruskah aku mencintaimu untuk menunjukkan keegoisanku?
191014.Dan, suatu hari, kita bertemu lagi. Dalam waktu berbeda dan situasi yang berbeda juga. Kalaupun ada yang tak berubah adalah perasaanku untukmu. Aku masih tak punya cukup alasan untuk melupakanmu. Namun kamu terlalu keras kepala untuk mengakui ketidakcocokan kita. Kamu berjudi dengan perasaan. Kamu menjanjikan cinta, tapi aku malah menertawakanmu. Akhirnya, kamu berhenti, menyerah, atau membenciku? Aku mencoba menghibur diri, berpikir tanpamu aku akan baik baik saja. Tetapi, kenapa dadaku sesak saat kamu menjauh? Apakah ini artinya aku harus balik mengejarmu?